Kamis, 02 Agustus 2012

Hijab Gaul ? WOW !!

Pada masa sekarang ini banyak gadis-gadis ABG yang berani memakai pakaian terlalu mini dan sexy. Ya memang sih banyak pria-pria yang melirik wanita berpakaian ketat dan sexy. Saya pun juga suka melihat wanita yang berpakaian sexy. Tetapi wanita yang berpakaian sexy dapat mengundang tindak kriminal, seperti pelecehan seksual dan pemerkosaan. Mengapa banyak wanita muslim yang berpakaian ketat ? Apa karena tuntutan zaman, biar dibilang GAUL? seperti fenomena di jaman sekarang. AJG (Anak Jilbab Gaul)...

Fenomena kerudung gaul atau jilbab cekek adalah fenomena yang sangat membingungkan bagi setiap muslim atau muslimah yang memahami ajaran Islam dengan benar. Ini mengingat, seorang perempuan atau wanita muslim yang mengenakan kerudung gaul, dalam benaknya dia ingin menutup aurat, namun juga ingin tampil pamer modis dan cantik.

Beberapa anak AJG berkomentar, “Lho, masih mending memakai kerudung atau jilbab gaul, daripada tidak sama sekali?!” Yang lainnya menyatakan, “Ini kan masih belajar untuk menutup aurat.” Ya, kerudung gaul selalu dianggap lebih baik daripada tidak menutup aurat sama sekali. katanya lagi "belajar" menutup aurat.
Pernyataan-pernyataan tersebut sekilas tampak benar, tapi tetep aja salah. kalo menurut ane mah kalo belom niat pake jilbab mending nggak usah. kalo udah niat pasti bakalan ditutup semua, bukannya setengah - setegah. karena kalo setengah - setengah berarti imannya juga masih setengah - setengah. Padahal, jilbab yang dikehendaki syariat bermakna milhâfah, berarti baju kurung atau semacam abaya yang longgar dan tidak tipis, atau kain (kisaa‘) apa saja yang dapat menutupi, atau pakaian (tsaub) yang dapat menutupi seluruh bagian tubuh.

Di dalam kamus Al-Muhith dinyatakan bahwa ilbab itu laksana sirdab (terowongan) atau sinmar (lorong), yakni baju atau pakaian yang longgar bagi wanita selain baju kurung atau kain apa saja yang dapat menutupi pakaian kesehariannya seperti halnya baju kurung. Dalam kamus Ash-Shahhah, Al-Jauhari menyatakan, “Jilbab adalah kain panjang dan longgar (milhafah) yang sering disebut mula’ah (baju kurung). Makna jilbab seperti inilah yang diinginkan Allah ketika berfirman, “Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Al-Ahzab: 59)

Hijab bukan merupakan pakaian kebanggaan dan kesombongan, karena Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang mengenakan pakaian kesombongan (kebanggaan) di dunia maka Allah akan mengenakan pakaian kehinaan nanti pada Hari Kiamat kemudian dibakar dengan Neraka.” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah, dan hadits ini hasan).

Hendaknya hijab tersebut tidak diberi parfum atau wewangian berdasarkan hadits dari Abu Musa Al-Asy’ari, dia berkata bahwa Rasulullah bersabda, “Siapa pun wanita yang mengenakan wewangian, lalu melewati segolongan orang agar mereka mencium baunya, maka dia adalah wanita pezina.” (HR. Abu Dawud, An-Nasa‘i dan At-Tirmidzi, dan hadits ini Hasan). Mengapa tidak memakai pakaian yang normal dan aman, seperti baju muslim. Kalau menurut saya, wanita yang memakai baju muslim dan jilbab itu tidak kalah menarik. Walaupun yang memakai jilbab cuma kelihatan wajah, tetapi masih tetep saja cantik dan manis kok. Sekarang banyak baju muslim dan jilbab yang memiliki motif menarik sesuai dengan umur, pokoknya tidak kalah gaul lah. tapi bukan jilbab gaul lho!

Read more at: http://belajar-cracking.blogspot.com/2011/09/sekilas-tentang-hijab-jilbab.html
Copyright http://belajar-cracking.blogspot.com Under Common Share Alike Atribution

0 komentar:

Posting Komentar