Pada masa sekarang ini banyak gadis-gadis ABG yang berani
memakai pakaian terlalu mini dan sexy. Ya memang sih banyak pria-pria yang
melirik wanita berpakaian ketat dan sexy. Saya pun juga suka melihat wanita
yang berpakaian sexy. Tetapi wanita yang berpakaian sexy dapat mengundang
tindak kriminal, seperti pelecehan seksual dan pemerkosaan. Mengapa banyak
wanita muslim yang berpakaian ketat ? Apa karena tuntutan zaman, biar dibilang
GAUL? seperti fenomena di jaman sekarang. AJG (Anak Jilbab Gaul)...
Fenomena kerudung gaul atau jilbab cekek adalah fenomena
yang sangat membingungkan bagi setiap muslim atau muslimah yang memahami ajaran
Islam dengan benar. Ini mengingat, seorang perempuan atau wanita muslim yang
mengenakan kerudung gaul, dalam benaknya dia ingin menutup aurat, namun juga
ingin tampil pamer modis dan cantik.
Beberapa anak AJG berkomentar, “Lho, masih mending memakai
kerudung atau jilbab gaul, daripada tidak sama sekali?!” Yang lainnya
menyatakan, “Ini kan masih belajar untuk menutup aurat.” Ya, kerudung gaul
selalu dianggap lebih baik daripada tidak menutup aurat sama sekali. katanya
lagi "belajar" menutup aurat.
Pernyataan-pernyataan tersebut sekilas tampak benar, tapi
tetep aja salah. kalo menurut ane mah kalo belom niat pake jilbab mending nggak
usah. kalo udah niat pasti bakalan ditutup semua, bukannya setengah - setegah.
karena kalo setengah - setengah berarti imannya juga masih setengah - setengah.
Padahal, jilbab yang dikehendaki syariat bermakna milhâfah, berarti baju kurung
atau semacam abaya yang longgar dan tidak tipis, atau kain (kisaa‘) apa saja
yang dapat menutupi, atau pakaian (tsaub) yang dapat menutupi seluruh bagian
tubuh.
Di dalam kamus Al-Muhith dinyatakan bahwa ilbab itu laksana
sirdab (terowongan) atau sinmar (lorong), yakni baju atau pakaian yang longgar
bagi wanita selain baju kurung atau kain apa saja yang dapat menutupi pakaian
kesehariannya seperti halnya baju kurung. Dalam kamus Ash-Shahhah, Al-Jauhari
menyatakan, “Jilbab adalah kain panjang dan longgar (milhafah) yang sering
disebut mula’ah (baju kurung). Makna jilbab seperti inilah yang diinginkan
Allah ketika berfirman, “Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak
perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan
jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah
untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Al-Ahzab: 59)
Hijab bukan merupakan pakaian kebanggaan dan kesombongan,
karena Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang mengenakan pakaian kesombongan
(kebanggaan) di dunia maka Allah akan mengenakan pakaian kehinaan nanti pada
Hari Kiamat kemudian dibakar dengan Neraka.” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah,
dan hadits ini hasan).
Hendaknya hijab tersebut tidak diberi parfum atau wewangian
berdasarkan hadits dari Abu Musa Al-Asy’ari, dia berkata bahwa Rasulullah
bersabda, “Siapa pun wanita yang mengenakan wewangian, lalu melewati
segolongan orang agar mereka mencium baunya, maka dia adalah wanita pezina.”
(HR. Abu Dawud, An-Nasa‘i dan At-Tirmidzi, dan hadits ini Hasan). Mengapa tidak
memakai pakaian yang normal dan aman, seperti baju muslim. Kalau menurut saya,
wanita yang memakai baju muslim dan jilbab itu tidak kalah menarik. Walaupun
yang memakai jilbab cuma kelihatan wajah, tetapi masih tetep saja cantik dan
manis kok. Sekarang banyak baju muslim dan jilbab yang memiliki motif menarik
sesuai dengan umur, pokoknya tidak kalah gaul lah. tapi bukan jilbab gaul lho!
Read more at: http://belajar-cracking.blogspot.com/2011/09/sekilas-tentang-hijab-jilbab.html
Copyright http://belajar-cracking.blogspot.com Under Common Share Alike Atribution
Read more at: http://belajar-cracking.blogspot.com/2011/09/sekilas-tentang-hijab-jilbab.html
Copyright http://belajar-cracking.blogspot.com Under Common Share Alike Atribution


0 komentar:
Posting Komentar