Aku bingung harus memulainya darimana
Bahwasanya ia berkuasa diatas ini semua
Tapi tidak, aku memegang kartunya
Aku tau mana yang benar mana yang salah
Tak akan ada asap jika tak ada api
Tidak ada bahagia jika tak ada latar belakang derita
Menyesal?
Tentu saja tidak.
Justru aku sangat berterimakasih dengannya
Mengapa kita harus dekat dan menjauh dengan cara seperti ini?
B*tch! Aku tidak suka
Dia yang membuatku luluh dengan kata-kata dan behaviornya
Dia yang membuatku jatuh hati kepadanya
Dia sutradara, dan aku hanya pemeran yang mengikuti alurnya
Dia membawaku terbang tinggi
Dia mengajakku melihat keindahannya terlalu awal
Aku sudah berpegangan dengan erat padanya
Bahkan aku sudah sangat bergantung padanya
Jika dia jatuh, maka aku ikut serta
Tapi aku tidak memikirkan resiko itu. Sama sekali tidak.
Yang aku pikirkan adalah kenikmatan dan kesenangannya
Terbang dengan seseorang yang aku sayang tentu sangat menyenangkan
Sial!
Disaat aku sedang meikmatinya, semuanya tiba-tiba gelap
Semuanya menghilang
Aku sendirian sekarang ditempat yang gelap, tidak lagi terbang
Tidak ada dia, tidak ada siapapun, tidak ada keindahan
Aku dimana? Dia dimana?
Semakin kecil.
Semakin aku sadar, aku dijatuhkannya. Dia menjatuhkanku!
Aku tidak tau arah jalan pulang
Aku tidak tau dimana aku mendarat sekarang
Sepertinya aku mendarat ditempat yang salah
Heyyy!!! Bisakan dia mendengarkan aku?
Sekuat apapun aku berteriak, dia nggak akan membawaku kearah jalan pulang
Dia meninggalkanku!
Dia meinggalkan luka!
Seperti sebuah lubang besar yang ditancapkan di dadaku!
Tapi terimakasih, setidaknya aku tau bahwa jatuh hati ya harus siap jatuh.
Sekarang aku boleh merasakan sakit ini, tapi sebuah karma sedang menantimu disana.
Terimakasih.
Mau kah kau menyembuhkan lukaku?
Mustahil!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar